Tampilkan postingan dengan label Tablet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tablet. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Mei 2012

Avelox

Avelox
http://www.dechacare.com
Avelox
Indikasi:
Eksaserbasi akut bronkitis kronik, pneumonia di masyarakat (bukan penularan di rumah sakit), sinusitis bakterial akut (didiagnosa secara akurat).

Kontra Indikasi:
Hipersensitif dengan setiap komponen tablet/infus atau kuinolon lainnya, kehamilan dan menyusui, anak-anak dan remaja yang sedang tumbuh, pasien dengan riwayat penyakit/kelainan tendon akibat terapi kuinolon, perpanjangan QT yang didapat maupun kongenital, gangguan elektrolit khususnya hipokalemia, bradikardia yang relavan secara klinis, gagal jantung dengan pengurangan fraksi ejeksi ventrikel kiri yang relevan secara klinis, riwayat aritmia asimtomatik.

Komposisi:
1 tablet salut selaput Avelox® mengandung 400 mg moxifloxacin dan 250 ml cairan infus mengandung 400 mg moxifloxacin.

Dosis dan Cara Pemberian:
Dosis anjuran untuk moxifloxacin adalah 400 mg satu kali sehari. Cairan infus harus digunakan secara intravena selama 60 menit.

Lama Pemberian:
Eksaserbasi akut bronkitis kronik 5-10 hari, pneumonia di masyarakat 10 hari, sinusitis akut 7 hari.

Peringatan dan Perhatian:
Pasien dengan kelainan SSP, gangguan penglihatan, nyeri atau peradangan tendon, aritmia jantung, gangguan fungsi hati, kolitis pseudomembranosa, defisiensi glucose-6-phosphate-dehydrogenase, supaya menghindari paparan radiasi UV maupun sinar matahari yang berlebihan, reaksi alergi.

Interaksi:
Harus ada selang waktu sekitar 6 jam antara pemberian Avelox dengan pemberian obat-obatan yang mengandung kation bivalen atau trivalen (misalnya antasid yang mengadung magnesium atau aluminium, didanosine, sucralfate serta obat-abat yang mengandung besi atau zinc). Moxifloxacin meningkatkan Cmax dari digoxin sekitar 30% tanpa mempengaruhi AUC maupun kadar terendah. Tidak terlihat interaksi pada pemberian moxifloxacin bersama warfarin, ranitidin, probenesid, kontraseptif oral, maupun teofilin.

Efek yang Tidak Diinginkan:
Nyeri abdomen, sakit kepala, reaksi di tempat injeksi (misalnya edema, hipersensitif, inflamasi, nyeri), nausea, diare, muntah, dispepsia, tes fungsi hepar abnormal, pada pasien hipokalemia atau hipokalsemia: perpanjangan QT, perubahan indera pengecapan, pusing.

Jenis: Tablet

Produsen: PT Bayer Indonesia

Asthma-Soho

Asthma-Soho
http://www.dechacare.com
Asthma-Soho
Indikasi:
Untuk meringankan dan mengatasi serangan asma bronkial.

Kontra Indikasi:
- Penderita hipersensitif terhadap obat ini
- Penderita tukak lambung, hipertyroid, jantung, diabetes, hipertensi.

Deskripsi:
Mengandung kombinasi Theophlline dan Ephedrine HCI.
Theophlline merupakan keturunan metilxantin yang mempunyai efek antara lain merangsang susunan saraf pusat dan melemaskan otot polos, terutama pada bronkus.
Ephedrine HCI bekerja mempengaruhi sistem saraf adrenergik secara langsung maupun tidak langsung.Theophllin dan Ephedrine HCI keduanya merupakan bronkodilator yang bekerja meringankan sesak nafas.

Jenis: Tablet

Produsen: PT Soho

Aspirin

Aspirin
http://www.dechacare.com
Aspirin
Indikasi:
Untuk meringankan rasa sakit, terutama sakit kepala dan pusing, sakit gigi, dan nyeri otot serta menurunkan demam.

Kontra Indikasi:
Penderita tukak lambung dan peka terhadap derivat asam salisilat, penderita asma, dan alergi. Penderita yang pernahatau sering mengalami pendarahan bawah kulit, penderita yang sedang terapi dengan antikoagulan, penderita hemofolia dan trombositopenia

Deskripsi:
Aspirin menghambat pengaruh dan biosintesa dari pada zat-zat yang menimbulkan rasa nyeri dan demam (prostaglandin). Daya kerja antipiretik dan analgetik dari pada Aspirin diperkuat oleh pengaruh langsung terhadap susunan saraf pusat.

Jenis: Tablet

Produsen: PT Bayer Indonesia

Aspilets

Aspilets
http://www.dechacare.com
Aspilets
Indikasi:
Untuk menurunkan demam, meringankan sakit kepala, sakit gigi dan nyeri otot.

Kontra Indikasi:
Penderita hipersensitif (termasuk asma). Penderita tukak lambung (maag), pernah atau sering mengalami perdarahan di bawah kulit (konsultasikan dengan dokter). Penderita hemofilia dan trombositopenia, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan. Penderita yang sedang terapi dengan antikoagulan (konsultasikan dengan dokter).

Komposisi:
Setiap tablet mengandung:
Asam Asetilsalisilat ................................. 80 mg

Cara Kerja Obat:
ASPILETS Chewable mengandung asam asetilsalisilat dengan bufer, bekerja dengan mempengaruhi pusat pengatur suhu di hipotalamus sehingga dapat menurunkan demam, dan menghambat pembentukan prostaglandin sehingga dapat menurunkan rasa sakit.

Dosis:
Diberikan 3 kali sehari.
Anak 2 - 6 tahun ................................. 1/2 - 1 tablet.
Anak 6 - 12 tahun ................................ 1 - 2 tablet.
Atau menurut petunjuk dokter.

Tablet boleh dihancurkan dahulu sebelum dilepaskan dari foilnya, lalu dilarutkan dalam sejumlah air atau dicampur dengan susu, dan diminum sesudah makan.

Perhatian:
Jauhkan dari jangkauan anak-anak guna mencegah salah penggunaan tablet ini. Bila setelah 2 hari demam tidak menurun atau setelah 5 hari nyeri tidak menghilang, segera hubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan. Hati-hati untuk penderita gangguan fungsi ginjal atau hati dan dehidrasi.Hati-hati penggunaan pada anak-anak dengan gejala demam terutama flu, varisela (cacar air), sebelumnya konsultasikan ke dokter karena dapat terjadi bahaya Reye SYndrome. Sebaiknya obat ini diminum setelah makan atau bersama dengan makan. Alkohol dapat meningkatkan perdarahan gastrointestinal bila diminum bersamaan dengan obat ini. Pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan perdarahan pada lambung.

Efek Samping:
Kadang-kadang dapat terjadi: iritasi lambung, mual, muntah. Pemakaian jangka panjang dapat terjadi: perdarahan lambung, tukak lambung.

Kemasan:
Dus berisi 100 tablet (10 strip @ 10 tablet).

Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering (15 - 25 derajat C).

Jenis: Tablet

Produsen: PT Medifarma Lab

Asmasolon Tablet

Asmasolon Tablet
http://www.dechacare.com
Asmasolon Tablet
Indikasi:
Mengatasi serangan asma dan sesak nafas

Kontra Indikasi:
- Penderita yang hipersensitif terhadap theophyllin dan ephedrin
- Penderita tukak lambung, hipertyroid, penyakit jantung, diabets, dan hipertensi.

Deskripsi:
Asmasolon mengandung kombinasi dua bronkodilator yaitu theophyllin dan ephedrin. Theophyllin merupakan turunan metilxanti yang mempunyai efek antara lain merangsang SSP dan melemaskan otot polos terutama mengurangi spasma broncus. Ephedrin bekerja merangsang kedua reseptor alpha dan beta adrenergik yang meningkatkan aktifitas adenyl, cyclase dan merangsang produksi CAMP.

Jenis: Tablet

Produsen: PT Medifarma Lab

Arsinal

Arsinal
http://www.dechacare.com
Arsinal
Indikasi:
Untuk menghilangkan rasa nyeri (analgetik), anti piretik dan anti inflamasi, migrain, neuralgia, polineuritis, gangguan sirkulasi perifer, kelelahan dan gangguan kesuburan.

Kontra Indikasi:
Penderita yang peka turunan pirazolon, granulositopenia.

Komposisi:
Tiap tablet mengandung,
Metampiron........................... 300 mg
Tiamin mononitrat .......................... 100 mg
Piridoksin HCl................................ 50 mg
Sianokobalamin............................... 100 mcg
Tokoferol asetat.............................. 30 UI

Efek Samping:
Dapat menyebabkan agranulositosis, anemia aplastik dan trombositopenia, juga dapat menimbulkan hemolisis, odema, tremor, mual dan muntah, perdarahan lambung dan anuria, bila pemakaian terus-menerus.

Peringatan dan Perhatian:
- Tidak dianjurkan untuk diberikan pada wanita hamil 3 bulan pertama dan 6 minggu terakhir.
- Tidak dianjurkan untuk diberikan pada bayi dibawah umur 3 bulan.
- Hati-hati pada penderita yang pernah menderita kelainan darah.
- Sebaiknya tidak digunakan dalam waktu yang lama terus menerus.

Aturan Pakai:
Dewasa : Sehari 3 kali 1 - 2 tablet.
Atau menurut petunjuk dokter.

Penyimpanan:
Simpan di tempat sejuk dan kering terlindung dari cahaya.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER

Jenis: Tablet

Produsen: PT Meprofarm

Selasa, 08 Mei 2012

Antimo

Antimo
http://www.dechacare.com
Antimo
Indikasi:
Mabuk, muntah dalam perjalanan yang di derita jika mempergunakan kendaraan bermotor kapal, kereta api atau pesawat udara.

Kontra Indikasi:
Pengemudi kendaraan bermotor dan operator mesin berat jangan minum obat ini sewaktu menjalan kan tugas.
Porfiria akut, asma akut, bayi prematur.

Komposisi:
Tiap tablet berisi:
• Dimenhidrinat 50mg

Dosis:
Untuk pengobatan: 2–3 tablet sehari Untuk anti mabok: diminum 1/2 jam sebelum perjalanan, bila perlu dapat diulang tiap 4 jam. Dewasa dan Anak di atas 14 tahun: 1 tablet Anak 8–12 tahun: 1/2 tablet Anak 5–8 tahun: 1/4 tablet

Efek Samping:
Gangguan penglihatan, mengantuk, pusing, mulut kering, hipotensi, lemas otot, gangguan GI, sakit kepala.

Kemasan:
Doos isi 72 catch over @ 10 tablet

Perhatian:
Hamil, glaukoma sudut sempit, retensi urin, hipertropi prostat.

Keterangan:
Perhatian bagi pengemudi dan operator mesin yang sedang bertugas.

Jenis: Tablet

Produsen: PT Phapros Tbk

Antasida Doen

Antasida Doen
http://www.dechacare.com
Antasida Doen
Indikasi:
Grastritis, ulkus peptikum, menetralisir asam lambung. Hiperfosfatemia.Esofagitis refluks, esofagitispeptik

Kontra Indikasi:
Penderita yang hipersensitif terhadap aluminium atau magnesium.

Deskripsi:
N/A

Jenis: Tablet

Produsen: PT Kimia Farma

Antangin JRG Tablet

Antangin JRG Tablet
http://www.dechacare.com
Antangin JRG Tablet
Indikasi:
Mengobati masuk angin melegakan tenggorokan.

Kontra Indikasi:
N/A

Komposisi:
• Zingiberis Rhizoma 0.743
• Royal Jelly 0.65
• Panax Ginseng Extr 0.13
• Blumeae Folia 0.2476
• Menthae Folia 0.495

Kegunaan:
- Mengobati masuk angin, seperti rasa meriang, rasa mual, perut kembung, keluar keringat dingin, capek-capek dan pusing.
- Mabuk perjalanan
- Manjaga daya tahan tubuh, saat pergantian cuaca, kurang tidur, bekerja keras dan perjalanan jauh.

Dosis:
Dewasa:
- Untuk mengobati masuk angin: minum 2 tablet 3x sehari. Bila perlu, minum 4 tablet, saat pertama kali.
- Untuk mabuk perjalanan, minum 2 – 4 tablet sebelum perjalanan jauh.
- Untuk menjaga kondisi tubuh, minum 2 tablet 2x sehari, secara teratur.

Anak-anak (6-12 tahun):
- 1/2 dari dosis dewasa

Anjuran:
Diminum sesudah makan

Jenis: Tablet

Produsen: PT Deltomed Lab

Antalgin

Antalgin
http://www.dechacare.com
Antalgin
Indikasi:
Karena risiko efek sampingnya, penggunaannya sebagai analgesik-antipiretik sangat dibatasi yaitu:
- Nyeri akut hebat sesudah luka atau pembedahan.
- Nyeri karena tumor atau kolik.
- Nyeri hebat akut atau kronik bila analgesik lain tidak menolong.
- Demam tinggi yang tidak bisa diatasi antipiretik lain.

Kontra Indikasi:
Alergi dipiron, granulositopenia, porfiria intermiten, defisiensi G6PD, payah jantung, bayi < 3 bulan, hamil trisemester pertama dan 6 minggu terakhir.

Komposisi:
Tiap tablet mengandung Antalgin 500 mg.

Dosis:
Oral
Dewasa: 500 - 1000 mg 3 - 4 kali sehari (maksimum 3 gram sehari).
Anak-anak: 250 - 500 mg 3 - 4 kali sehari (maksimum 1 gram untuk < 6 tahun dan 2 gram untuk 6 - 12 tahun).

Parental
500 - 1000 mg sekali suntik. Jangan lebih dari 1 gram karena dapat menimbulkan syok.

Perhatian:
Pengobatan harus segera dihentikan bila timbul gejala pertama turunnya jumlah sel darah atau granulositopenia atau sakit tenggorokan atau tanda infeksi lain.
Hati-hati pada penderita yang pernah memiliki penyakit darah.
Jangan digunakan untuk kelainan yang ringan, masih ada obat lain yang lebih aman.

Efek Samping:
Infeksi lambung, hiperhidrosis.
Retensi cairan dan garam.
Reaksi elaergi cukup sering: reaksi kulit dan edema angioneurotik.
Efek samping yang berat: agranulositosis, pansitopenia dan nefrosis.

Interaksi Obat:
Bila digunakan bersama dengan klorpromazine, dapat menimbulkan hipotermia yang berat.
Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui:
Jangan diberikan pada wanita hamil karena potensi karsigonik dari metabolit nitrosamin.
Penggunaan pada anak:
Jangan diberikan pada bayi kurang dari 3 bulan (atau BB < 5 kg).

Jenis: Tablet

Produsen: PT Kimia Farma